Kantor Setda OI Disterilkan

0
11

 

INDRALAYA,SINARSUMSEL- Diduga Kantor Setda Pemkab Ogan Ilir (OI) KPT Tanjung Senai Indralaya stop beroperasi alias tutup sementara karena disterilkan sebab berdasarkan hasil tes Swab sebanyak 12 orang positif terpapar covid-19 rabu(15/7/20) kemarin.

Adapun kantor yang ditutup sementara seperti kantor Asisten I,II,III, Kantor Humas dan Protokol, Kantor Bagian Umum dan sebagainya. Mereka yang terpapar positif covid-19 seperti tenaga Cleaning Service (CS) sebanyak 8 orang yang setiap harinya bekerja di kantor tersebut, sisanya merupakan TKS di Bagian Umum Pemkab OI.

Menurut Kasubag Tata Usaha Bagian Umum Pemkab OI Abdul Salam membenarkan kalau dirinya dan rekan sekerjanya tengah bekerja di rumah karena sejak 15 Juli kemarin diberlakukan sistem work frome home (wfh)

” Ya… memang ada 12 orang yang terpapar positif Covid-19, 8 orang adalah cleaning servis dan selebihnya TKS di Bagian Umum Pemkab OI. Mereka yang terpapar positif Corona-19 itu berdasarkan hasil Tes Swab, dan sudah dibawa ke Wisma Atlet Jakabaring untuk pengobatan. Sisa petugas cleaning servis akan dilakukan Tes Swab kedua tak hanya itu seluruh pegawai di bagian umum juga akan dilakukan Tes Swab ke dua”, tuturnya.

Lanjutnya, kantor juga dilakukan penyemprotan dengan disinfektan untuk disterilkan, memberlakukan protokol kesehatan saat bekerja seperti memakai masker, cairan handsanitizer, sabun air cuci tangan bahkan sarung tangan juga dipakai untuk pengamanan.

Sementara Kabag Humas OI Ahadam mengatakan kantor setda OI tidak tutup namun memberlakukan sistem WFH sesuai surat edaran bupati, bahwa bekerja menggunakan sistem piket, ada yang bekerja di kantor ada juga yang bekerja di rumah.

Dari pantauan dilapangan, Kadinkes OI Nurharlina juga sudah mengisolasi diri dikarena salah satu ASN di lingkungannya, yang bertugas di gudang obat Dinkes OI terpapar positif Covid-19.

” Sudah seminggu ibu kadin mengisolasi diri di rumah karena dia berinteraksi dengan ASN bagian gudang yang positif terpapar Covid-19. Namun sudah di tes swab hasilnya negatif dan nanti akan swab kedua agar lebih meyakinkan. Selain itu disini kita kerja juga sistem piket, yang jelas kami kerja sesuai protokol kesehatan, menggunakan sistem piket dan wfh.”kata salah satu PNS di Dinkes.

Sementara itu Jubir Gugus Tugas Covid-19 Wahyudi membantah jika ada penutupan di Kantor Setda OI, “tidak ada penutupan, tetap seperti biasa kantor tidak ditutup. Pelayanan harus tetap berjalan, dijadwalkan bergantian dengan sistem piket, kita juga menggunakan sistem wfh, surat edaran berlaku mulai 15 Juli”, tutupnya.***(Yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here