Tragedi Sopir Go Car : Thia Yupadha Dodi Reza Beri Dukungan Moril Kepada Rohana

0
634

PALEMBANG | SINARSUMSEL.COM –  Pencarian hilangnya sopir taksi online atas nama Tri Widiyantoro selama lebih kurang  satu bulan akhirnya terjawab sudah. Ia ditemukan dengan kondisi sudah meninggal, tragisnya Try Widiyantoro yang diduga menjadi korban kejahatan ini ditemukan hanya tinggal tulang belulang di kawasan Tanjung Api-api.

Berita duka itu membuat kepedulian tersendiri sosok Ibu sekaligus sesama Isteri, Hj. Ibu Thia Yupadha Dodi Reza dengan upaya memberikan dukungan moril dan doa kepada ibu Rohana (isteri alnarhum) dengan langsung berkunjung dikediaman duka.

“Kami merasakan kesedihan yang sama dialami Bu Rohana, tentunya kita berharap keluarga dapat menerima cobaan ini dengan Ikhlas, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Ibu anak dua ini beberapa waktu lalu.

Setelah mendapat informasi dari Pihak Kepolisian bersama Tim Sar yang menemukan jasad Driver GoCar yang hilang tersebut tewas sontak menjadi perhatian publik. Salahsatunya perhatian khusus dari Patra yang mewakili keluarga besar H. Alex Noerdin dan Dodi Reza mengucapkan rasa duka yang mendalam bagi keluarga korban Driver GoCar yang cukup dramatis.

“Seperti yang kami tau dari beberapa informasi di media bahwa Almarhum saat kejadian terakhir beroperasi menggunakan mobil Daihatsu Xenia (Silver), dengan nomor plat mobil BG 1352, dan setelah itu beliau tidak ada kabar lagi,” jelasnya.

Dirinya Atas nama keluarga besar H. Alex Noerdin dan H. Dodi Reza Alex sekeluarga akan memberikan support dukungan moril pada keluarga yang ditinggalkan.

Untuk diketahui, Adanya info broadcast dari sosial media Instagram bahwa driver Go-Car, Tri Widyantoro hilang saat mengambil orderan di daerah Kenten Laut.

Salahsatu sesama rekannya Driver Go-Car Henry, saat dihubungi awak media Sabtu (red) mengatakan, kejadian bermula saat korban mendapat orderan di Jalan Kapten Anwar Arsyad, Demang Lebar Daun Palembang, atas nama orderan Ali Suhendra dan total pembayarannya Rp 144.000, dengan tujuan Kenten Laut, Banyuasin, Sumatera.

Pada sat itu, diketahui dari GPS posisi handphonenya terakhir di dekat desa Muaratelang Marga, Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan.[]NET.REL

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here