21 Agustus Disepakati Hari Pustaka Palembang

0
10

 

Palembang,sinarsumsel-Kesultanan Palembang Darussalam (KPD) mendapatkan hibah buku sejarah dan budaya milik Budayawan Besemah, (Alm) Ahmad Bastari Suan untuk Perpustakaan Kesultanan Palembang Darussalam.

Penyerahan buku-buku tersebut diwakili oleh Pawang anak dari (Alm) Ahmad Bastari Suan kepada Sultan Palembang Darussalam SMB IV Jayo Wikramo R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn di Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam, di Jalan Sultan M Mansyur, Kecamatan IB II Palembang, Jumat (21/8).

Ada sekitar 1.200 lebih buku yang diserahkan ke Perpustakaan Kesultanan Palembang Darussalam.
Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Djayo Wikramo R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn mengapresiasi bantuan buku tersebut.

Rencananya buku-buku Bastari Suan akan menjadi koleksi di Perpustakaan Kesultanan Palembang Darussalam.

“Kita akan membuat tempat khusus untuk buku buku pak Bastari Suan di Perpustakaan Palembang Darussalam,” katanya.

Sedangkan Pawang yang merupakan anak dari Ahmad Bastari Suan mengatakan memang sudah sejak lama buku-buku tersebut akan diserahkan kepada Kesultanan Palembang Darussalam agar dapat dimanfaatkan orang banyak termasuk .

“Sebagian buku-buku ada di bawa ke Pagaralam sebagian diserahkan ke Kesultanan Palembang Darussalam,” katanya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan acara Diskusi Jejak Literasi Kesultanan Palembang Darussalam Dalam Penentuan Hari Pustaka Palembang dengan pemantik Diskusi Ahmad Subhan (Pustakawan, Penggiat Literasi).

Turut hadir Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli, sejumlah aktivis kebudayaan, komunitas Jeep Palembang, sejarawan, dan kalangan akademisi yang ada di Sumsel.

“Alhamdulillah dalam acara tadi telah disepakati tanggal 21 Agustus sebagai hari Pustaka Palembang,” kata SMB IV .
Menurut SMB IV peringatan Hari Pustaka Palembang akan rutin dilakukan tiap tahun dengan melakukan kajian, diskusi, pameran buku dan sebagainya.
Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli mengatakan , DPRD Sumsel siap untuk memfasilitasi Pustaka Palembang.

“ Apalagi sebentar lagi kami akan melakukan pembahasan APBD Perubahan 2020 dan APBD Induk 2021 , silahkan diusulkan, saya siap membantu,” katanya.

Sedangkan budayawan Sumsel Vebri Al Lintani berharap dengan Hari Pustaka Palembang ini maka akan menjadikan Perpustakaan Kesultanan Palembang akan menjadi pusat kajian ilmu di Sumsel.

“ Kita ingin peninggalan Kesultanan Palembang Darussalam baik bentuknya bukum naskah, dokumen dan poto-poto bisa dihimpun menjadi pusat kajian Kesultanan Palembang Darussalam,” katanya. ( rel )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here