Bagindo Togar Raih Penghargaan Sebagai Pengamat Sosial dan Politik Sumsel

0
8
PALEMBANG|SINARSUMSEL.COM – Dalam menyambung tali silahturahmi antara aktivis lama dan baru, Aktivis Lintas Generasi mendeklarasikan sekaligus memberikan penghargaan kepada para 15 aktivis dari berbagai kategori.
Salah satu penerima penghargaan sebagai pengamat sosial dan politik,  Bagindo Togar Butar-Butar mengatakan, dirinya mendapatkan predikat sebagai pengamat sosial dan politik karena bantuan dari para wartawan, yang di mulai dari diskusi dengan para media, akademisi, aktivis.
“Pengamat sosial dan politik yang di stempelkan kepada saya ini akan saya jaga objektivitas dan tujuannya untuk apa. Yang paling penting saya akan menghindari bagaimana mendeskreditkan secara pribadi,” katanya saat usai mendapatkan penghargaan dari ALG, Jumat malam (31/01/2020).
Menurutnya, selama ini dirinya tidak mengkritik secara pribadi, tapi selalu mengkritik soal kebijakan, keputusan dan tindakan yang menyangkut jabatan atau profesi.
“Saya sangat berterima kasih, karena ada sebagian orang yang menerima dan pendengar pendapat, komentar atau beragam kritik kebijakan yang ada di kota dan wilayah Sumsel. Walaupun ada juga yang kontra, saya rasa pro dan kontra itu wajar,” ujarnya.
“Kedepan ini akan saya jaga, paling tidak dari segi kwalitasnya, argumentasinya dan refrensinya akan di perpadat lagi. Supaya apa yang kita komentari dan kritisi lebih jelas arah dan manfaatnya,” ungkapnya.
Dirinya berharap, ini akan menjadi motivasi untuk menambahkan refrensi dan argumentasi serta analisa. Supaya lebih kooferenshif tidak sembarangan memberikan komentar dan kritik, sehingga menjadi semakin baik.
“Saya di beri penghargaan seperti ini bukan menjadi high profil, tapi semakin low profil,” terangnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD kota Palembang, Ali Syaban berharap, apa yang di kritik para aktivis tujuannya bermanfaat untuk membangun rakyat. Terutama kesejahteraan rakyat.
“Saya ucapkan selamat kepada para ALG yang menerima penghargaan, harapan kami selaku anggota DPRD Palembang akan mendukung dan  berbuat untuk ALG. Ketika mengkritisi, yang benar katakanlah yang benar, dan yang salah katakanlah yang salah,” harapnya.
Hal senada pula di utarakan oleh ketua panitia pelaksana ALG, Mistahul Firdaus, bahwa dalam mengembangkan organisasi aktivis dapat di perdayakan di tengah masyarakat dan Pemerintah.
Selain itu, untuk kriteria penilaian dirinya mempunyai kajian-kajian serta tahapan penilaian tidak hanya satu kali, tapi berulang kali sesuai data di lapangan seperti administrasi dan media.
“Kajian ini terus dipantau sehingga yang meraih penghargaan dibilang memang pantas dan layak untuk diberikan penghargaan,” tuturnya.
Ia berharap, semua aktivis yang menerima penghargaan dapat lebih semangat lagi sesuai dengan kategori masing-masing.
“Selain itu, kepeduliannya bisa memacu semangat dan memotivasi diri. Di satu sisi gerakan mereka dilihat masyarakat, khususnya ALG bisa berkontribusi memberikan kritik. Kegiatan ini bukan hanya satu kali, tapi akan dilakukan secara berjenjang,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here