Kebakaran Hutan Masih Menjadi Ancaman, SKK MIGAS – KKKS Pemegang IPPKH Sosialisasikan Siaga Karhutla

0
14

Palembang,Extranews-Dalam rangka mitigasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan Selasa, (28/07) telah dilaksanakan kegiatan patroli dan sosialisasi siaga Karhutla di areal IPPKH SKK Migas-KKKS bersama Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan patroli & sosialisasi pencegahan karhutla ini dilaksanakan sebagai tindakan antisipatif menjelang musim kemarau tahun 2020. Selain itu pula, tujuan patroli & sosialisasi ini adalah untuk mensinergikan semua pihak agar dapat melakukan deteksi dini guna memiminimalisir terjadinya kebakaran pada area yang rawan, khsususnya yang masuk di areal IPPKH SKK Migas-KKKS.

Sosialisasi ini dilaksanakan di Desa Muara Medak yang masuk dalam wilayah desa binaan KKKS PHE Jambi Merang dengan tetap menerapkan protokol covid-19 dengan ketat, yakni memakai masker, menjaga jarak dan menyediakan sarana cuci tangan bagi semua pihak yang terlibat dalam sosialisasi. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari SKK Migas Sumbagsel & perwakilan dari masing-masing KKKS pemilik IPPKH yakni KKKS PHE Jambi Merang, KKKS Pertamina EP Aset I Field Ramba, dan KKKS Medco E&P infonesia, Dinas Kehutanan Prov. Sumsel, Pemerintah Kec, Bayung Lencir, KPH Lalan Mendis   Wilayah II, Polisi Kehutanan,  Polsek Bayung Lencir, Koramil Bayung Lencir, serta Pemerintah Desa Muara Medak, Desa Mendis & perwakilan tokoh masyarakat.

Dalam sosialisasi yang disampaikan oleh Kasi Pengendalian Karhutla Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel, Syafrul Yunardy menegaskan strategi pengendalian karhutla telah mengalami perubahan dengan memprioritaskan upaya pencegahan dan pemadaman secara dini, terutama peran masyarakat dan para pelaku usaha sangat diharapkan mampu membantu melalui sosialisasi dan himbauan secara rutin. Selain itu menurutnya, berbagai upaya masih terus dilakukan untuk mencegah terjadinya karhutla di tingkat tapak, salah satunya melalui Patroli Terpadu Pencegahan Karhutla.

Perwakilan Pemerintah Kec. Bayung Lencir, Jushanuddin dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, dan harapan kedepan sosialisasi ini bisa tersampaikan kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap pencegahan kebakaran hutan dan lahan sejak dini.

Ditempat yang sama Pemerintah Desa Muara Medak, dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Desa Rais mengatakan pihak desa sangat berterima kasih dengan terselenggaranya kegiatan sosialisasi karhutla ini, serta diberi kesempatan untuk menyampaikan kegiatan mitigasi karhulta yang telah dilaksanakan oleh pemerintah desa dan masyarakat, yakni berupa pelaksanaan patroli rutin, pemanfaatan lahan gambut dengan ditanamin tanaman holtikultura, sosialisasi kepada warga desa terkait bahaya dan pencegahan karhutla.

SKK Migas Sumbagsel menyampaikan bahwa semua KKKS yang memegang dan dipercayakan IPPKH sangat berkontribusi dalam pencegahan bahaya karhutla, terutama dalam mengamankan asset pipa minyak/gas. Memberikan sosialiasi kepada masyarakat tentang bahaya beraktivitas di atas jalur pipa di sekitar wilayah IPPKH serta memberikan plang tanda pemberitahuan rambu-rambu pencegahan kebakaran hutan atau lahan yang merupakan langkah antisipatif. Selain itu juga adanya pembentukan kelompok tanggap api di desa binaan melalui Program Pemberdayaan Mayarakat (PPM/TJS).

Dalam kesempatan terpisah, GM PHE Jambi Merang, Ani Surakhman menyampaikan bahwa, kegiatan ini cukup baik dan KKKS PHE Jambi Merang akan selalu mendukung upaya bersama dalam mengatasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang sering terjadi di wilayah IPPKH yang dipercayakan kepada KKKS PHE Jambi Merang.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan kegiatan patroli serta pemasangan spanduk himbauan pencegahan karhutla menuju ke Desa Mendis untuk monitoring Kelompok Tanggap Api Desa Mendis (KETAN ADEM) yang merupakan kelompok binaan PHE Jambi Merang dan melihat Embung Mendis sebagai sumber cadangan air dalam mendukung kegiatan pencegahan karhutla.

Agenda patroli bersama dan sosialisasi Karhutla ini terselenggara atas kerjasama SKK Migas, Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel, KKKS pemegang IPPKH antara lain Pertamina EP Asset 1, Pertamina EP Asset 2, PetroChina Intl’ Jabung Ltd, PHE Jambi Merang, Medco E&P Indonesia, ConocoPhillips Grissik Ltd, Tropik Energi Pandan, Seleraya Merangin Dua, Montdor Oil Tungkal Ltd dan Mandala Energi Lemang Pte Ltd. rel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here