Ribuan Driver Taksi dan Ojek Online Gelar Aksi di Depan Monpera

0
184
Polisi sedang siap siaga saat terjadi aksi yang dilakukan oleh ribuan taksi online Kamis (21/09/2017) [Foto: jodanews]

Palembang|sinarsumsel – Terkait Viralnya video seseorang yang diduga sopir taksi online dipukuli oleh sopir angkot di media sosial, Kamis (21/9/2017) sekitar pukul 11.00 Wib, di depan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera), membuat heboh warga Palembang. Khususnya kendaraan yang melintas di tempat kejadian perkara (TKP).

Dari viralnya video tersebut, tampak terlihat, ribuan driver taksi beserta ojek online tumpah di Jalan Merdeka, Palembang dan melumpuhkan lalu lintas pada pukul 14.00 Wib hingga 17.00 Wib.

Berdasarkan data yang didapat, para driver taksi online dan ojek online berduyun-duyun datang ke Monpera, ke lokasi dimana seseorang yang diduga sopir taksi online telah dipukui oleh sopir angkot tersebut. Para sopir dan ojek memarkirkan kendaraan di tepi hingga badan jalan, hingga mengakibatkan akses jalan dari Bundaran Air Mancur menuju Jalan Merdeka tertutup total.

Petugas kepolisian yang tiba dilokasi, untuk mengondusifkan massa pun tampak kewalahan dengan peristiwa spontan tersebut. Para sopir dan pengojek tampak sesekali melempar cemoohan serta teriakan terhadap angkot yang melintas. Tak hanya itu, suasana pun sempat membuat massa panas. Beberapa sopir dan pengojek online tampak tersulut emosi setiap ada angkot yang melintas di kawasan tersebut hendak melakukan aksi vandalisme atau perusakan terhadap angkot yang lewat.

Namun, pengamanan dari polisi serta teriakan pengingat dari sesama sopir online membuat massa tenang dan tidak berbuat aksi kekerasan. Tampak atas kejadian ini, membuat Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono pun turun langsung ke lokasi kejadian untuk memantau situasi secara langsung.

Ketua Paguyuban Driver Online Palembang Adi mengatakan, aksi yang dilakukan ribuan sopir dan ojek online tersebut merupakan aksi spontan dan tanpa ada yang menggerakkan.

“Tadi kawan-kawan semua dapat info mengenai driver online yang dikeroyok sopir angkot, jadi kami melakukan aksi solidaritas berkumpul disini. Tidak ada yang menggerakkan, ini spontan saja teman-teman datang,” ujarnya.

Pihaknya masih mencari siapa sopir taksi online yang menjadi korban pengeroyokan tersebut. Pihaknya pun akan menyerahkan semua penyelidikan terhadap aparat kepolisian untuk menangkap siapa pelakunya.

“Infonya masih simpang siur, kami pun akan konfirmasi kepada Paguyuban Sopir Angkot. Kami memohon maaf kepada masyarakat yang aktifitasnya sudah terganggu akibat adanya kejadian ini. Kami pun akan berdialog dengan Kapolresta,” jelasnya.

Dirinya pun berujar, pihaknya tidak ingin ada aksi perusakan apalagi yang dilakukan oleh sopir online. Pihaknya hanya menuntut bantuan dan perlindungan dari pihak kepolisian.

“Ini kejadian yang kesekian kalinya. Kami mohon kepada pihak berwajib untuk dapat memberikan keamanan dan kenyamanan saat kami mencari rejeki. Kalau masih ada gotok-gotokan seperti ini, Asian Games terancam batal,”katanya[]jdn/prt

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here