Bang Zul dan Sandi Bincang Bareng Pengusaha Millenial

0
98

PALEMBANG|SINARSUMSEL.COM – Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan calon wakil Presiden Sandiaga Uno berbincang hangat dengan para pengusaha milenial dan masyarakat pendukung Capres nomor urut 2 di restoran River Side dalam sebuah acara Ngopi Bareng Bang Zul dan Bang Sandi. Dimana mereka mendengarkan keluhan serta pendapat masyarakat yang hadir dalam acara, Selasa (13/11/2018).

Pada kesempatan tersebut, Sandiaga Uno mengungkapkan jika acara ia dan Zulkifli Hasan hari ini hampir kena gunting, namun karena acara saat ini milenial maka apapun yang terjadi tetap jalan.” Dalam bisnis milenial anda mau jadi penonton atau pemain, maka katakanlah menjadi pemain, you can do it,” ucap Sandiaga Uno kepada para peserta yang hadir.

“Pelemahan ekonomi akan menjadi ancaman bagi negara kita, akan susah untuk maju. Maka dari itu mari “2019 buka usaha, milineal, milineal buka lapangan kerja, perbaiki ekonomi, Prabowo Presiden. Saya tadi melihat di pesantren sangat luar biasa sekali, mereka ada program ekonomi halal,” ungkap dia.

Pada acara tersebut, disediakan waktu ajang tanya jawab antara peserta yang hadir dengan Bang Zul dan Bang Sandi, dimana tiga penanya mengungkapkan apa yang ia rasakan saat ini. Fahrul, salah satu pengusaha milenial bidang perkebunan mengeluhkan soal biaya pengeluaran dengan hasil yang tak sebanding serta menanyakan solusinya.” Kami bisnis perkebunan menggunakan operasional sangat tinggi. Kami tidak bisa berbuat apa apa karena keterbatasan, bagaimana solusinya,” tanya dia.

Ditempat yang sama, Caleg PAN kota Palembang Fuji hanya menyampaikan aspirasinya dimana ia sebagai ketua emak emak milenial telah berjuang beberapa bulan ini dengan semangat.” Pokoknya kami bertekad memenangkan Prabowo-Sandi pada Pilres 2019 mendatang,” tegas dia.

Kesempatan terakhir yang di berikan kepada pengusaha milenil sekaligus ketua Himpunan Pengusaha Muda (Hipmi) Sumsel Akbar Alfaro, dirinya menuturkan rasa terima kasih untuk dua sosok Bang Zul dan Bang Sandi yang telah datang kesekian kalinya.”Sandiaga uno merupakan pengusaha terkaya no 50 di Indonesia, jadi perekonominnya sudah cukup saya yakin tidak bakal korupsi,” ujar dia disambut tepuk tangan ratusan peserta.

Akbar Alfaro mengkritik devisit keuangan negara yang membuat perekonomian bangsa kita melemah.” Saya selaku ketua Hipmi mengatakan dan menyampaikan dari para UKM, program apa yg kongrit bisa kami lakukan, karna UMKM cukup tidak diakui oleh bangsa kita, padahal tahun 1998 umkm merupakan pertahanan perekonomian kita bangsa Indonesia ini,” tegasnya.

” Harapan kami juga kepada Bang Sandi yang pernah berjanji akan menempatkan satu Menteri dari kaum milenial jika menang nanti tetap kami nantikan,” tambah Akbar Alfaro.

Usai mendengarkan keluhan dan pertanyaan dari beberapa peserta, Sandiaga uno menjawab mengenai sawit pertanyaan itu tergantung pada pihak pemerintah. Karena tidak hadirnya idustri bidang pengelolaan.” Prabowo sandi akan mewujudkan industri pengelolaan itu sendiri. Kenapa kita harus impor. Kita akan stabilkan harga harga, Pemerintah juga harus diatur serta gerakan ekonomi rakyat, pelatihan pendampingan, pemasaran dan perizinannya agar jangan dipersulit itulah langkah kongkrit kita,” beber dia.

Mengenai program OK OCE yang ia munculkan menurut Sandiaga Uno dirinya tidak merasa gagal mesti saat ini banyak di bilang pihak lawan gagal apalagi dengan munculnya berbagai memei.” Nyatanya saya bangga ada 50 ribu pengusaha baru yang muncul dari situ. Kami akan membuka lapangan kerja seluas luasnya jika nanti terpilih,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan pada kesempafan itu mengatakan, jika kata Sandi tidak boleh kampanye saat kunjungan ini ia merasa kurang abdol.” Kalo kata Bang Sandi jangan kampange tapi rasanya bagi saya tidak abdol, toh ini pendukung Prabowo-Sandi semua. Saat ini beda dengan pemilihan Gubernur atau kepala daerah, tapi ini pemilihan Presiden, banyak penentang yang hadir. Kemungkinan Prabowo-Sandi menang besar sekali karena kita bersama rakyat, kenapa begitu saat ini diakui rakyat zaman susah maka rakyat bersama kita,” jelas dia.

“Saat baca Medsos atau berita banyak yang aneh aneh kata katanya, ada sebutan Sontoloyo dan lainnya, itu saya menjadi resah.” Anak muda banyak nganggur ada harapan baru saat ini yakni Prabowo-Sandi. Kalo kami dari Jakarta saja bisa sampe 13 tempat acara, maka di daerah jika bisa 10 tempat saja sekali acara InsyaAllah kita menang,” tutup Zulkifli Hasan.(NT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here