Tolak Rocky Gerung dan Ratna Sarumpaet Datang ke Palembang

0
297

PALEMBANG|SINARSUMSEL.COM – Kabar kedatangan Rocky Gerung dan Ratna Sarumpaet di Sumsel tepatnya Kota Palembang dan Lubuk Linggau pada tanggal 1-2 September 2018 mendatang untuk menghadiri sebuah acara ditentang tegas oleh sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Organisasi Masyarakat (Ormas) yang ada di Palembang dan Sumsel. Hal tersebut dikemukakan saat sejumlah OKP dan Ormas memberikan surat penolakan kedua orang tersebut kepada Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara, Kamis (30/08/2018) di Mapolda Sumsel.

Dari data yang diterima pihak Polda Sumsel, OKP dan Ormas yang melakukan penolakan yakni Pemuda Pancasila Kota Palembang, PMII Sumsel, Perhimpunan Mahasiswa Katolik (PMKRI) Sumsel.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara mengatakan, saat ini sedang berlangsung Asian Games yang membawa nama baik bangsa negara. Kalau ada kegiatan politik menurutnya alangkah baiknya jika memang ketika sudah pada waktunya terutama waktu masa kampanye.

“Jika ada upaya atau kegiatan memancing mancing situasi sehingga terjadi polemik, memecah belah pihaknya akan mencegahnya.
Dia berharap OKP dan Ormas serta masyarakat di Sumsel tidak mudah terpancing sehingga terjadi polemik,” ujar dia.

Kapolda berharap selama pelaksanaan Asian Games di Sumsel tetap kondusif. Sedangkan Eza Triandi dari PMII Sumsel mengatakan kedatangan pihaknya ke Polda Sumsel meminta dan menyerahkan surat untuk melarang kegiatan yang bersifat provokatif di Sumsel, karena hal itu akan menganggu kondusifitas dan keamanan Sumsel, terlebih lagi saat ini Kota Palembang menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

“Kepada Saudara Ratna Sarumpaet dan Rocky Gerung agar mereka menegaskan dan paham jika mereka adalah orang intelelektual dan berpikir ketika mereka melakukan kegiatan dan menimbulkan hal negatif urungkan tapi jika bersifat positip silahkan malah Sumsel siap mengamankan,” tegas dia.

Selain itu jika kegiatan itu provokatif, sambung Eza Triandk, pihaknya siap menjadi garda terdepan menghalau hal tersebut demi tercipta kondusivitas di Sumsel.

Ditempat yang sama, Sekretaris Pemuda Pancasila (PP) Heri Suyanto menegaskan, pihaknya meminta Polda Sumsel agar tidak memberikan izin kegiatan yang bersifat dapat mengganggu jalannya Asian Games teelebih lagi jika itu Gerakan 2019 ganti Presiden.” Sumsel dalam tahapan Asian Games yang sudah kondusif dan tertata dengan baik, hal ini jangan di cederai dengan hal bersifat politik karena kegiatan politik ada tempat dan waktunya,” tegasnya.

Pihaknya tidak membatasi seseorang untuk menyampaikan aspirasi namun sekarang ada hal yang lebih penting yang ada dijaga bersama yaitu stabilitas kantibmas di Sumsel. Apalagi Sumsel menurutnya, sudah tiga tahun mempersiapkan Asian Games namun sangat disayangkan jika diakhir Asian Games 2018 ini ada kegiatan atau hal-hal yang tidak ada kaitan dengan Asian Games di kota Palembang,” ungkapnya.

“Selama perhelatan Asian Games ini jangan ada kegiatan bersifat politis,” tambah dia.(Iwan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here