Viral! Penampakan Buaya “Sedang Berjemur” di Tepi Sungai Enim

0
2426

TANJUNG ENIM|SINARSUMSEL.COM – Buaya Adalah binatang merangkak yang berdarah dingin. Bisa kita jumpai di sungai-sungai tertentu,  atau di tempat penangkaran buaya serta di kebun binatang. Tubuh besarnya ditutupi oleh kulit yang keras dan kasar. Buaya terkenal sebagai hewan yang sangat ganas. Mereka hidup di daerah tropis, suka berenang,  dan mencari makan di air. Buaya juga suka berjemur di tepi sungai.

[Photo : HAI]
Saat berjemur,  buaya bisa menangkap hewat darat untuk dijadikan santapannya. Hewan yang dimangsa buaya akan ditelan bulat-bulat. Lalu apa jadinya bila buaya tersebut menampakan tubuhnya dan bermain bebas di sungai yang berdekatan dengan lingkungan manusia? Tentu sangat berbahaya bukan! Nah,  sejak beberapa hari ini masyarakat Tanjung Enim,  Kabupaten Muara Enim, dihebohkan oleh penampakan seekor buaya Muara di Sungai Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan baru-baru ini.

Foto yang di upload pertama kali oleh akun Facebook milik Dwi Yanto kemarin sore. “Baru kali ini tejingok buayo di sungai enim,” tulisnya di akun Facebook.

“ Penampakan buaya itu hari minggu sore, saat  sedang berjemur di pinggir sungai Enim dengan mulut mengangah. Tadi ada orang yang menjala juga mengatakan bahwa ada satu lagi penampakan buaya di daerah Klawas dan ukurannya lebih besar lagi, “tambah tulisannya.

Adanya informasi penampakan buaya muara di sungai Enim semakin meluas diketahui dengan di share (bagikan, red) nya informasi tersebut oleh akun bernama Enal Beatmix di sebuah groub ternama Tanjung Enim Forum (TEF), hingga berbagai komentar pun muncul, ada yang mengatakan hal itu bertanda buruk, ada juga yang menanggapi dengan santai. Seperti komentar akun Errlan lan, dia menyangkutkan hal tersebut ke masalah bencana alam.

“Kalo kato puyang dulu, kalu buayo lah timbul di Sungai Enim itu tandonyo nak banjir besar,” tulisnya.

Lain lagi dengan Akun Bambang Irawaan, di menyangkutkan kehadiran buaya itu akibat aliran sungai yang sudah tercemar. “Ayektu lah kutor kene limbah PT, buaye tu lah dide tahan lagi di dalam ayek tu laju keluar,” tulisnya.

Sementara aku facebook bernama Ara Tigabelass berkomentar “Yo kak,  dekat nian di KPL tempat aku begawe sering kami liatnyo. Didekat aku begawe tu kan pas nian saluran aif keluar dari tambang, jadi buayo keluar dari saluran ke sungai, “tulisnya.

“Aku pecayo, soalnyo buayo itu sering muncul di KPL ilir dekat PLTU, pas nian seberang dibelakang dealer Yamaha Klawas, itu buayo muaro, “tambahnya.

Akun lainnya atas nama Bungribang juga menguatkan tulisan dari Ara Tigabelass dengan mengatakan”udah dari tahun kemarin buaya itu sering timbul di pembuangan air dari tambang, tepatnya di belakang pabrik karet (Remiling).

“Kalo mak itu ceritonyo,  coba ditindak lanjuti dak, ngeri takut ado korban gek, “bunyi akun Diah Natalia Putra.

Lalu akun Facebook bernama Rio AP lebih mengingatkan, “Hati-hati buat yang galak mancing dan mandi dikali (sungai, red), kasih taulah keluargonyo.

Sedangkan akun fb atas nama Novi Wijayanti menuliskan” Pernah denger katonyo emang ado buayo tapi buayo puyang,  dio nongol berarti nak terjadi banjir, dengar-dengar wong ngomong.

Hingga berita ini dinaikan sudah 116 orang lebih yang membagikan photo buaya sedang asik berjemur tersebut. Dan hingga Selasa (27/3/2018) pagi tadi buaya tersebut masih menampakan diri sedang berjemur di tempat yang sama. Berbagai pihak mengharapkan kepada pihak terkait agar buaya tersebut segera ditangkap (evakuasi, red) agar tidak menjadi ancaman dan membahayakan warga yang sedang beraktivitas di sepanjang sungai Enim.[]HAI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here