LubukLinggau Tingkatkan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni

0
187

LUBUKLINGGAU|SINARSUMSEL.COM–Pemerintah Kota Lubuklinggau Tahun ini ( 2018 ) melalui Dinas Perumahan dan pemukiman Kota Lubuklinggau, Launching Program Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (Bedah Rumah) yang ada di Kota lubuk linggau untuk masyarakat yang tidak mampu. Hal ini di ungkapkan Pjs Walikota Lubuklinggau H Riki Junaidi, Ap, M.Si saat mengunjungi salah satu warga kelurahan Puncak Kemuning Rt 06 yang rumahnya akan di bedah, Senin ( 19/2/2018).

 ” Hari ini pemkot Lubuklinggau akan launching program bedah rumah tahun 2018 sebagai program lanjutan ditahun 2017 dimana sudah banyak rumah masyarakat yang tidak mampu dibedah ditahun sebelumnya,” Jelas Riki.

Lebih lanjut Riki menjelaskan, Alhamdulilah Untuk tahun ini Pemkot Lubuklinggau telah melaunching Program peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (bedah rumah) yang akan kita bedah sebanyak 432 unit rumah, dan di tahun yang lalu semasa kepemimpinan walikota yang lama yakni H SN Prana Putra Sohe rumah yang sudah di bedah sebanyak 408 rumah. Untuk selama ini pemkot lubuklinggau sangat peduli terhadap masyarakat yang tidak mampu atau masyarakat yang berpenghasilan rendah. Serta Untuk Kelurahan Puncak Kemuning sendiri ada 14 rumah yang akan dibedah oleh Pemkot

Para pegawai Pemkot Lubuklinggau sedang memberikan penjelasan di kediaman Suprianto yang beruntung rumahnya akan di bedah

Lubuklinggau, Mudah-mudahan bantuan dari pemkot ini sangat berguna bagi masyarakat,” Ujar Riki. Saat di tanya Wartawan Joda News, Berapa dana untuk bantuan masyarakat yang mendapat bedah rumah dari Pemkot Lubuklinggau ? Riki menjawab, Bahwa masyarakat yang mendapat bedah rumah dari Pemkot sebesar Rp.15 Jt, tetapi bukan berbentuk uang, melainkan berbentuk material,” Ungkap Riki.

Sementara itu Suprianto Warga Rt 06 Kelurahan Puncak Kemuning yang mendapat bantuan bedah rumah dari pemkot Lubuklinggau saat di wawancarai wartawan, Dirinya mengaku sangat senang dan bahagia, karna pemkot lubuklinggau telah memperhatikan masyarakat yang tidak mampu.

” Terimakasih pak walikota atas kedatangan serta bantuannya kepada saya, Dirinya mengaku sangat senang rumahnya akan di bedah, Karena sudah lama sekali dirinya akan merehab rumahnya, namun terkendaka biaya. Maklumlah saya ini hanya kuli bangunan, penghasilan saya sebagai kuli bangunan hanya Rp 30 – 40 ribu/hari, itupun hanya cukup makan sehari- hari, ” Ungkap Supri sambil menghapus air matanya yang mengalir.

Di tambahkan Inem istri dari Suprianto, Kami sudah enam tahun tinggal disini, sudah lama ingin memperbaiki rumah tapi kami berdua pikirkan anak sekolah dulu agar bisa tamat sekolah. Apalagi pekerjaan saya sehari-hari ini hanya seorang pengasuh anak orang,” Ucap Inem.

Ditempat yang sama Lurah Puncak Kemuning Parhan S.Ag didampingi Ketua Rt 06 Bambang saat di minta komentarnya mengatakan, Saya sebagai lurah disini sangat berterima kasih sekali kepada pemkot lubuklinggau yang telah memperhatikan warga kami yang tidak mampu. Untuk tahun ini, warga kelurahan Puncak Kemuning mendapat 14 rumah yang akan dibedah.

” Dirinya selaku pemerintah setempat disini sangat berterima kasih sekali kepada bapak Walikota serta jajarannya yang telah sudi datang dan memberi bantuan berupa bedah rumah kepada masyarakat saya yang kurang mampu, Dan untuk Rt 06 sendiri mendapat 2 rumah yang akan di bedah, yakni Rumah bapak Suprianto dan Ibu Cik Ima, tetapi bantuan tersebut bukan berbentuk uang, melainkan berbentuk material,” Jelas Parhan.

Ditambahkan Bambang, Program bedah rumah dari pemkot lubuklinggau ini sangat bagus sekali, terutama untuk masyarakat miskin atau penghasilannya rendah, untuk itu dirinya sangat mendukung sekali. Sebelumnya Saya juga sudah mendata rumah warga yang tidak layak huni. Ternyata waktu saya cek di lapangan, Rumah bapak Suprianto dan Ibu Cik Imah yang layak untuk di bedah,” PungkasNya. []BUDI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here